PENGHITUNGAN SUBNETTING
PENGHITUNGAN SUBNETTING
Setelah anda membaca artikel Konsep Subnetting dan memahami konsep Subnetting dengan baik. Kali ini saatnya anda mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
KONSEP SUBNETTING
KONSEP SUBNETTING
Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bagi student atau instruktur yang sedang menyelesaikan kurikulum CCNA 1 program CNAP (Cisco Networking Academy Program). Untuk menjelaskan tentang subnetting, saya biasanya menggunakan beberapa ilustrasi dan analogi yang sudah kita kenal di sekitar kita. Artikel ini sengaja saya tulis untuk rekan-rekan yang sedang belajar jaringan, yang mempersiapkan diri mengikuti ujian CCNA, dan yang sedang mengikuti pelatihan CCNA 1.Setelah selesai membaca ini, silakan lanjutkan dengan artikel Penghitungan Subnetting, Siapa Takut?.
7 Layer OSI (Model 7 Lapis ISO)
7 LAYER OSI ( MODEL 7 LAPIS OSI )
Model
referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi
dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media
jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI
secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan
memiliki fungsi jaringan yang spesifik. Model Open Systems Interconnection
(OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang
menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data
berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri
komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara
efisien.
MENGENAL IPv4 dan IPv6
MENGENAL IPv4 dan IPv6
Sebagai protokol pengalamatan internet generasi baru, IPv6 tentu hadir dengan berbagai kelebihan ketimbang sang pendahulunya, IPv4. Mau tahu apa saja perbedaannya?
Berikut adalah perbedaan antara IPv4 dan IPv6 menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo):
Pengertian IP address, DNS, Gateway, Subnet Mask, Broadcast dan Network
PENGERTIAN IP ADDRESS, DNS, GATEWAY, SUBNET MASK, BROADCAST DAN NETWORK
1. Pengertian IP address
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
Teknologi Wifi (Wireless Fidelity)
TEKNOLOGI WIFI ( WIRELESS FIDELITY
)
Wi-Fi,
adalah singkatan dari wireless fidelity, merupakan pengembangan dari istilah
Hi-Fi, sebuah teknologi jaringan nirkabel yang digunakan di seluruh dunia.
Wi-Fi mengacu pada sistem yang menggunakan standar 802.11, yang dikembangkan
oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) dan dirilis pada
tahun 1997. Istilah Wi-Fi, yang dieja sebagai alternatif WaiFi, Wai-fi, Waifi,
atau waifi, didorong oleh Aliansi Wi-Fi, sebuah kelompok perdagangan yang
dirintis komersialisasi teknologi.
Teknologi Informasi
TEKNOLOGI INFORMASI
Pengolahan Informasi
• Merubah / mengolah
• Menyimpan
• Menyebarkan
Alasan TI diperlukan
• Pengaruh globalisasi
• Perlunya respon cepat kerja kita
• Kompleksitas pekerjaan yang semakin banyak
• Persaingan bisnis
Langganan:
Postingan (Atom)